Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung
Pura: Menelusuri Jejak Sejarah dan Perkembangannya
Oleh : Kenderwis, SKM, M Kes
---------------------------------------------------------------------------
A.
Pendahuluan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Tanjung Pura merupakan salah satu fasilitas kesehatan penting di Kabupaten
Langkat, Sumatera Utara. Berdiri sejak tahun 1933, rumah sakit ini telah
memainkan peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
selama lebih dari 8 dekade.
RSUD Tanjung Pura adalah Rumah
Sakit Peninggalan Kerajaan Kesultanan Langkat Pada Masa Pemerintahan Sultan
Tengku Mahmud Abdul Aziz yang berdiri tahun 1933 .Pada masa itu Rumah Sakit ini
bernama Rumah Sakit Tengku Musa (Nama Putra Mahkota Sultan langkat) , digunakan
untuk Pengobatan Bangsawan Kerajaan yang sakit dan Pejabat zaman colonial
Belanda .Pimpinan Rumah Sakit ini Tengku Musa Ini adalah Dokter amir yang juga
sebagai dokter Pribadi Sultan Langkat.Saat ini RSU Tanjung Pura adalah
Satu-satunya rumah sakit milik Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat, terletak di
ibu kota kecamatan Tanjung Pura yang jaraknya 20 KM di utara Stabat ibu kota
Kabupaten Langkat.
UPT RSUD Tanjung Pura merupakan
Rumah Sakit dengan kelas C, sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan Rupblik
Indonesia Nomor: HK.02.03/I/0489/2016, karena telah memenuhi standar
Klasifikasi Rumah Sakit berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor:
340/Menkes/Per/III/2010 tentang klasifikasi Rumah Sakit, yang mengacu kepada SK
Dirjen Yanmed Nomor : YM 00.03.2.2.1181 tanggal 25 September 1995 tentang
peningkatan kelas rumah sakit dengan berlandaskan pada Daerahperaturan
pemerintahan RI Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat, peraturan
Menteri Kesehatan RI Nomor 355 /MENKES / Per / 2006 , tentang pedoman
organisasi unit pelaksanaan teknis, serta Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor
: OT .01.01/III /1576 /08 tentang
Penetapan Kelas Rumah Sakit. Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Pura berdiri pada
tahun 1933 dan telah berkembang menjadi salah satu rumah sakit yang penting di daerah
tersebut. Berdasarkan penelitian, rumah sakit ini telah melalui beberapa
tahapan perkembangan, termasuk tahapan akreditasi yang dilakukan pertamakalinya
oleh Rumah Sakit Seluruh Indonesia (RSI) pada tahun 2014, selanjutnya oleh
Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dengan perolehan pringkat Madya pada tahun
2018, kemudian selanjutnya akreditasi dilakukan oleh Lembaga
Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM KPRS) dengan perolehan pringkat Paripurna
pada tahun 2023 dengan Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit Nomor:
117/SERT-AKR/LAM-KPRS/Set/I/2023 tanggal 17 Januari 2023.
Rumah sakit Umum Daerah Tanjung
Pura peninggalan dari Kesultanan Langkat dengan luas 17.250 m² dengan luas
pembangunan 6.072 m². Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Pura ini sekarang
merupakan satu-satunya rumah sakit yang dimiliki oleh Pemerintahan Kabupaten
Langkat. Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Pura yang merupakan rumah sakit tipe
Kelas C yang memberikan pelayanan rujukan fasilitas kesehatan puskesmas tingkat
I. Seiring dengan perkembangan zaman saat ini rumah sakit Umum Daerah Tanjung
Pura sudah menambah sarana dan prasarana serta fasilitas pelayanan. Pada
mulanya rumah sakit ini kelas nya masih D sekarang sudah dikembangkan menjadi kelas
C. Fasilitasnya sudah ditambah waktu dulu spesialisnya cuma ada 4 sekarang
spesialisnya sudah ada 18 pelayanan spesialistik.
Pelayanan yang diberikan kepada
masyarakat selalu berpedoman pada motto yang dimiliki Rumah Sakit yaitu: TEPAK
SIRIH yang melambangkan Keterbukaan dan Menciptakan Sumber Daya yaitu Terampil,
Empati, Profesional, Akurat, Sigap, Ramah dan Harmonis.
Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung
Pura sangat berperan penting dalam Kesejahteraan Dokter dan Perawat. Hal itu
akan membuat bahwa hak dokter dan perawat dihormati dan dilindungi, termasuk
hak atas upah layak, jaminan sosial, dan hak untuk berorganisasi . Dampak dari
adanya Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Pura dalam bidang kesehatan dimana Rumah
Sakit Umum Daerah Tanjung Pura melayani pengobatan terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sejak awal dibangunnya rumah
sakit ini yakni pada tahun 1933 hingga sekarang (2024), Rumah Sakit Umum Daerah
Tanjung Pura terus melayani dibagian bidang kesehatan masyarakat. Selain
menjadi rumah sakit rujukan dari pasien BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan
Sosial). Layanan masih cukup baik dengan pasien. Sedangkan dampak dari adanya
Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Pura dalam bidang ekonomi bagi masyarakat
Tanjung Pura juga cukup menggairahkan, karena dengan beroperasionalnya Rumah
Sakit Ini masyarakat yang membuka lapak dagang di sekitar rumah sakit maka
dengan itu akan berpengaruh terdapat pendapatan perekonomian masyarakat.
Makalah ini dibuat untuk membahas
sejarah RSUD Tanjung Pura dari masa ke masa, mulai dari awal berdirinya hingga
perkembangannya saat ini. Makalah ini juga akan mengkaji peran dan kontribusi
rumah sakit ini dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten
Langkat.
B.
Sejarah Singkat RSUD Tanjung Pura
a) Awal Mula Berdiri (1933-1950)
RSUD Tanjung Pura didirikan pada
tahun 1933 dengan nama "Ziekenhuis
Tanjung Poera". Saat itu, rumah sakit ini hanya memiliki beberapa unit
layanan dan staf medis yang terbatas.
b) Perkembangan Awal (1950-1980)
Setelah kemerdekaan Indonesia,
rumah sakit ini mengalami perkembangan pesat. Pada tahun 1960, nama rumah sakit
diubah menjadi "Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Pura". Pada periode
ini, beberapa layanan baru ditambahkan, seperti layanan rawat inap dan rawat
jalan.
c) Menuju Era Modern (1980-2000)
Pada tahun 1980-an, RSUD Tanjung
Pura mengalami modernisasi dengan renovasi gedung dan penambahan peralatan
medis yang canggih. Rumah sakit ini juga mulai menjalin kerjasama dengan
institusi pendidikan kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanannya.
d) Memasuki Abad ke-21
(2000-sekarang)
Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung
Pura telah diberikan status akreditasi oleh Rumah Sakit Seluruh Indonesia (RSI)
pada tahun 2014, selanjutnya oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dengan
perolehan pringkat Madya pada tahun 2018, kemudian selanjutnya akreditasi
dilakukan oleh Lembaga
Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM KPRS) dengan perolehan pringkat
Paripurna pada tahun 2023. Status ini menunjukkan bahwa rumah sakit ini telah
memenuhi standar kualitas pelayanan yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi
rumah sakit tersebut. Selain itu, rumah sakit ini juga telah menerima berbagai
penghargaan dan apresiasi dari pemerintah dan organisasi kesehatan lainnya
C.
Peran dan Kontribusi RSUD Tanjung Pura
RSUD Tanjung Pura memiliki peran penting dalam
memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat di Kabupaten
Langkat. Rumah sakit ini menyediakan berbagai layanan kesehatan, sebagaimana
tampak pada tabel berikut ini:
|
NO
|
NAMA POLI KLINIK
|
NAMA DOKTER
|
|
|
|
|
|
1
|
Poli Internis
|
1. dr. Koko Infana Tarigan, Sp.PD
|
|
|
|
2. dr. Dodo Aryanto, M.Ked (PD), Sp.PD
|
|
|
|
3. dr. Dhini Sylvana, Sp.D
|
|
|
|
2
|
Poli Kulit dan Kelamin
|
1. dr. Linda Sp.KK
|
|
|
|
2. dr. Ivan Sempurna Silangit, Sp.DV
|
|
|
|
3
|
Poli THT
|
1. dr.H. Agussalim,M.Ked (ORL-HNS) Sp.THT-KL
|
|
|
|
2. dr. Rika Febriyanti, M.Ked (ORL-HNS) Sp.THT-KL
|
|
|
|
4
|
Poli Mata
|
1. dr. H. Emir El Newi, Sp.M
|
|
|
|
5
|
Poli Paru
|
1. dr. Andy Sulaiman Siregar,Sp.P
|
|
|
|
2. dr. Akbar Adianshar, Sp.P
|
|
|
|
3. dr. Budi Jefri, Sp.P
|
|
|
|
6
|
Poli Psikiatri
|
1. dr. Duma Melva Ratnawati, Sp.KJ
|
|
|
|
2. dr. Julius Martin Siagian, SP.KJ
|
|
|
|
7
|
Poli Neurologi
|
1. dr. Halomoan Saragi, Sp.S
|
|
|
|
8
|
Poli Anak
|
1. dr. Della Rosa Daulay, M.Ked(Ped), Sp.A
|
|
|
|
2. dr. Nurhandayani, M.Kes,M.Ked, SpA
|
|
|
|
3. dr. Ridha Rahmalia, M. Ked ( Ped ), Sp. A
|
|
|
|
4. dr. Fadhilah Elvina,M.Ked(Ped), Sp.A
|
|
|
|
5. dr. Agustina L. Solin, M.Ked(Ped), Sp.A
|
|
|
|
6. dr. Ifrah Rahmiaty, M.Ked(Ped), Sp.A
|
|
|
|
9
|
Poli Bedah
|
1. dr.
Rizki Irwansyah Sembiring, Sp. B
|
|
|
|
2. dr. Sumrahadi Manurung, Sp.B
|
|
|
|
10
|
Poli Obgyn
|
1. dr. Indra Tarigan, Sp. OG
|
|
|
|
2. dr. Edwar, Sp.OG
|
|
|
|
3. dr. Juni hardi Tarigan Sp.OG
|
|
|
|
11
|
Poli Jantung
|
1. dr. Rahayu Septiarini, Sp. JP
|
|
|
|
2. dr. Petrus Suranta Pinem, Sp.JP
|
|
|
|
12
|
Poli Fisioterapi
|
1. dr. Ade Irma, Sp. KFR
|
|
|
|
13
|
Poli Gigi
|
1. drg. Sri Astuti
|
|
|
|
2. drg. Farida Anggraini
|
|
|
|
3. drg. Putri Masraini Lubis, Sp. Perio
|
|
|
|
4. drg. Heny Kurnianingsih, Sp. Ort
|
|
|
|
5. drg. Nurhidayati Saragih
|
|
|
|
1. drg. Syaiful Sembiring, M.Kes
|
|
|
|
14
|
Laboratorium (Patologi Klinik /
Patologi Anatomi)
|
1. dr. Listanti Nisa Nst, M.ked(Celin-Path),Sp.PK
|
|
|
|
2. dr. Edisyah Raskita, Sp.PK
|
|
|
|
3. dr. Marlina Sinaga, M.Ked(PA), Sp.PA
|
|
|
|
15
|
Radiologi
|
1. dr. Florensa Sihaloho, Sp. Rad
|
|
|
|
16
|
Anastesi
|
1. dr. Jefri Awaludin Pane, Sp. An
|
|
|
Selain itu, RSUD Tanjung Pura juga aktif dalam
kegiatan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit. Rumah sakit ini
menyelenggarakan berbagai penyuluhan kesehatan dan kegiatan posyandu untuk
meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.
D.
Kesimpulan
RSUD Tanjung Pura telah melalui perjalanan panjang
dan penuh dengan perkembangan. Rumah sakit ini telah menjadi salah satu pilar
utama dalam sistem kesehatan di Kabupaten Langkat. Dengan komitmen dan dedikasi
yang tinggi dari para pemangku kepentingan, RSUD Tanjung Pura diharapkan dapat
terus meningkatkan kualitas pelayanannya dan berkontribusi dalam mewujudkan
masyarakat Kabupaten Langkat yang sehat dan sejahtera.
Daftar Pustaka
·
Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Pura - Goalkes
·
Tanjung Pura, Langkat - Wikipedia bahasa Indonesia
·
Gawat Darurat - Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Pura -
SIPPN
·
Profil Rumah Sakit
Umum Daerah Tanjung Pura Tahun 2023
·
Pemeriksaan atas Kinerja RSUD Tanjung Pura Kabupaten
Langkat - BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara